Tidak Mau Antri,  Manfaatkan Aplikasi Pandawa BPJS Kesehatan

(876Unimmafm)- Senin (26/10) di hotel Manohara Borobudur,   BPJS kesehatan  DIY Jateng melakukan sosialisasi kepada perwakilan usaha dan perusahaan peserta BPJS kesehatan dalam  acara Temu pelanggan utk mberikan pemahaman ttg edukasi JKN kiss pola hidup sehat Brand ambassador BPJS kesehatan Ade Ray dan praktisi lainnya, serta mengenalkan kembali aplikasi Pandawa yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu.

Acara dihadiri oleh perwakilan badan usaha dari 40 kabupaten dan kota  Se Jateng DIY kurang lebih Peserta 17000 an secara virtual.

Deputi direksi bidang pelayanan kesehatan
Bapak Arif mengatakan selain keunggulan aplikasi JKN Kiss yang mendekatkan pada kepuasan pelayanan peserta, call center kamipun telah banyak dimanfaatkan Bahkan telah digunakan lebih dari 100 ribu  yang telah menghubungi call center kami, sedang untuk aplikasi Chika telah diakses sekitar 1 jutaan.

Terkait dengan perbedaan kelas antara suami istri dalam satu keluarga, misal suami terdaftar dikelas 1 oleh perusahaan dan istri terdaftar dikelas 2 oleh perusahaan tempat kerja,  jika suatu saat nanti ada pelayanan rawat inap dapat diajukan untuk ikut kelas suami yaitu menikmati fasilitas kelas satu, jika sudah dilakukan link data dari perusahaan dengan data BPJS kesehatan, tambh Arif.

Bapak Gama selaku kepala cab kab. Mgl menyampaikan dalam masa pandemi ini ada beberapa pembatasan layanan , namun demikian ada aplikasi yang mendekatkan dan memudahkan peserta untuk terus menikmati layanan Jkn kiss.

Pandemi Covid-19 di Indonesia hingga kini belum juga berakhir, sebagai bentuk upaya dalam rangka mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, BPJS Kesehatan sebagai salah satu lembaga layanan publik memberikan layanan non tatap muka dengan memanfaatkan media sosial berupa aplikasi Whatsapp.

Sedang , Bapak Gama selaku kepala cab kab. Mgl menyampaikan dalam masa pandemi ini ada beberapa pembatasan layanan , namun demikian ada aplikasi yang mendekatkan dan memudahkan peserta untuk terus menikmati layanan Jkn kiss”.

Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp atau disingkat Pandawa pada masa pandemi merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi BPJS Kesehatan, dimana BPJS Kesehatan sebisa mungkin mengurangi layanan tatap muka dengan peserta namun peserta tetap dapat mengakses pelayanan administrasi tanpa terkendala.

Layanan Pandawa di wilayah kerja Kantor Cabang Magelang dapat diakses melalui nomor 0813 2819 1219 layanan ada 9, pendaftaran peserta baru  PPUPNdan pensiunan, penbahan anggota baru, pendaftaran bayi baru lahir, perubahan data pensiun, perubahan data identitas peserta (nama ,nik, tgl lahir, alamat), penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda, dan pengaktifan peserta (veteran, anak yang masih kuliah).

Dengan segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 1 dan 2 dan Pekerja Penerima Upah (PPU) dapat memanfaatkan kanal Pandawa dengan cara mengirimkan pesan melalui nomor Whatsapp ke nomor yang sudah disediakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Magelang , selanjutnya  peserta akan dihubungi dan dilayani oleh petugas sesuai dengan kebutuhan pelayanan administrasi yang dipilih peserta.

Untuk mengakses layanan Pandawa peserta diminta untuk mengirimkan format layanan yang telah ditentukan.

“Format pengiriman pesan melalui Pandawa tersebut dituliskan dengan mencantumkan nama pelapor, nama peserta yang akan dilakukan proses pelayanan administrasi, nomor kartu JKN atau nomor KTP, nomor handphone dan kode klasifikasi layanan yang diinginkan oleh peserta,” lanjut Gama.

Diharapkan dengan adanya layanan Pandawa dapat memberi kemudahan bagi peserta JKN-KIS, sekaligus meningkatkan kepuasan peserta karena proses penyelesaian administrasi kepesertaan bisa melalui smartphone tanpa harus datang dan antre di Kantor BPJS Kesehatan.

“Saat ini kita harus bersama-sama berupaya untuk mencegah penularan Covid-19 dan menurut saya upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan sudah sangat baik dengan memberikan layanan non tatap muka dengan Pandawa, cukup diakses dari rumah atau kantor menggunakan aplikasi Whatsapp,”  tambah Gama

layanan melalui Pandawa sudah cukup baik, hanya tinggal mengisi format yang ada dan memilih layanan yang diinginkan.

Diharapkan dengan adanya layanan Pandawa dapat memberi kemudahan bagi peserta JKN-KIS, sekaligus meningkatkan kepuasan peserta karena proses penyelesaian administrasi kepesertaan bisa melalui smartphone tanpa harus datang dan antre di Kantor BPJS Kesehatan.

Disampaikan juga bahwa sampai saat ini ada sekitar 250 an badan usaha yang pesertanya masih atas nama bayi nyonya yang merupakan pendaftaran bayi yang baru lahir belum dilakukan perubahan nama. Sehingga nanti dibulan November jika tidak dilakukan penggantian nama
yang semula atas nama bayi nyonya menjadi nama bayi yang sebenarnya, maka status keanggotaan Bpjs kesehatannya akan berstatus nonaktif.

Solusi agar status anak bayi tidak dinonaktifkan maka lakukan perubahan nama Disdukcapil dan otomatis data di BPJS kesehatan akan terupdate langsung.

Pelayanan tatap muka di kantor BPJS Kesehatan cabang maupun kantor layanan di kabupaten/kota terbatas hanya untuk segmen peserta, Penerima Bantuan Iuran (PBI) PBPU kelas 3 dan Bukan Pekerja (BP). Adapun terkait permintaan informasi dan penyampaian pengaduan peserta dimaksimalkan melalui kanal aplikasi Mobile JKN dan Care Center 1500 400.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *