Talud Longsor Tutup Jalan Alternatif Candimulyo-Mertoyudan

Hujan dengan intensitas lebat mengakibatkan sebuah talud setinggi 4 meter di Dusun Bandungsari, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang longsor sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis (19/12/2019). Peristiwa tersebut juga berdampak pada tertutupnya akses jalan alternatif Candimulyo-Mertoyudan.

 

Kronologi longsornya talud sendiri bermula ketika turun hujan lebat di wilayah Kecamatan Mertoyudan dari pukul 15.00 WIB yang menyebabkan talud setinggi 4 meter longsor, dengan panjang 5 meter, dan ketebalan material longsor 1 meter. Longsoran talud itupun menutup akses jalan alternatif Candimulyo-Mertoyudan.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto menjelaskan talud tersebut baru saja rampung dibuat pada Oktober 2019 oleh pihak perumahan The Hutama, dan pengerjaannya pun masih berjalan hingga saat ini.

 

“Di saat musim penghujan, kondisi tanah memang sering labil. Kerap kali terjadi retakan atau pergeseran sehingga sering kali menimbulkan tanah longsor,” terang Edi saat dikonfirmasi, Jumat (20/12/2019).

 

Lanjut Edi, untuk sementara petugas gabungan sudah melakukan proses assesment dengan pembersihan jalan. Kendati demikan, sementara akses jalan ini akan ditutup total agar tidak membahayakan bagi pengguna dengan memberi rambu jalan.

 

“Jalan masih kita tutup total karena terdapat retakan pada talud dan sangat berpotensi longsor susulan,” jelas Edy.

 

Untuk diketahui, wilayah Kabupaten Magelang didominasi oleh kondisi alam yang berbukit-bukit. Hal inilah yang kerap kali menimbulkan bencana longsor pada saat musim penghujan.

 

 

Source: beritamagelang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *