Talkshow Bea Cukai Magelang ,Vape Wajib Berpita Cukai

(876Unimmafm) – Magelang – Maraknya industri vape di Indonesia beberapa tahun belakangan ini membuat masyarakat bertanya-tanya. Apakah vape sama fungsinya dengan rokok? Apakah vape memiliki bahaya yang sama dengan rokok? Apakah vape itu nama lain dari e-cigarettes? Masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya yang muncul bersamaan dengan semakin berkembangnya industri vape di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan tersebut, pemerintah telah mengatur tentang Vape dalam peraturan resmi dari pemerintah yang khusus mengatur tentang legalitas vape di Indonesia.

Bea Cukai Magelang melaksanakan kegiatan Talkshow di Radio Unimma FM Magelang dengan mendatangkan Nara sumber Siswanto, Kasubsi Penyuluhan dan Layanan Informasi dan Indra Giri, Pelaksana Penyuluhan dan Layanan Informasi untuk membahas mengenai Ketentuan Cukai Liquid Vape dan Permohonan NPPBKC Liquid Vape, Rabu (30/9).

Pemerintah telah menetapkan tarif cukai untuk produk hasil pengolahan tembakau (HPTL) seperti liquid vape yang dipatok sebesar 57% dari harga jual.

Peraturan ini mulai di berlakukan sejak 1 oktober 2018. Pemerintah hadir melalui instrumen cukai yang dengan sifat dan karakteristiknya dapat menjadi alat pengendali dan pengawas konsumsi guna menghindari dampak negatif bagi masyarakat khususnya anak di bawah umur (underage).

Di samping itu, tujuan lainnya adalah untuk memberi kepastian berusaha bagi pengusaha-pengusaha vape yang saat ini tengah berkembang sebagai industri baru.

Siswanto menyampaikan, “Pengusaha yang harus memiliki izin dalam hal ini adalah mereka yang melakukan produksi liquid vape atau singkatnya Pabrik HPTL dan Importir HPTL.

Permohonan izin mendapatkan NPPBKC hanya cukup dengan menyampaikan dokumen NIB, untuk selanjutnya dalam lima hari kerja berikutnya dilakukan pemeriksaan lokasi oleh Petugas Bea Cukai. Setelah Pemeriksaan Lokasi, dalam waktu tiga hari kerja Kepala Kantor Bea Cukai harus memberikan keputusan penolakan atau persetujuan atas pengajuan izin tersebut.Bila disetujui, maka akan diberikan dokumen NPPBKC.”

Indra Giri menambahkan, “Liquid vape telah dijadikan sebagai barang kena cukai atau obyek cukai, untuk vape yang tidak tertempel pita cukai. bilamana diketemukan liquid vape di pasaran tidak berpita cukai berarti ilegal yang artinya melanggar undang-undang.

Sanksi yang diberikan adalah pidana dan Petugas Bea Cukai dapat melakukan penyitaan untuk selanjutnya akan dimusnahkan.”

Ketika ada pendengar yang menanyakan melalui aplikasi WhatsApp di 0811 2533 876 bahwa ” Bagaimana kalo toko menjual Vape belum berpita cukai apa sanksi? ” , bapak Siswanto menyampaikan ” jika ada sidak dari Bea Cukai ke toko-toko dan mendapati ada Vape yang belum berpita cukai,  maka tindakan yang dilakukan  Bea Cukai kepada pemilik toko adalah berupa pemberian edukasi dan informasi tentang pentingnya pita cukai bagi Negara, sedang untuk Vape yang tidak bercukai tersebut , akan dilakukan penyitaan dan akan dimusnahkan sesuai undang-undang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *