Search

Talkshow Balkesmas Magelang: Mencegah Anemia Saat Hamil

Seperti yang di sampaikan dr Rosalia dari @balkemas Magelang di Talkshow Unimma FM Selasa ( 10/6/20) dengan tema mencegah, ” salah satu cara efektif mencegah anemia pada ibu hamil adalah mengonsumsi suplemen zat besi”.

Lebih lanjut menurutnya, Selain itu, pencegahan anemia pada ibu hamil dapat mulai dilakukan dengan mengatur pola makan menjadi lebih baik, seperti:
Mengonsumsi suplemen asam folat dan zat besi. Dosisnya berdasarkan instruksi dari dokter, tetapi umumnya dianjurkan 60 mg zat besi dan 400 mcg asam folat.
Sedang Ibu Mustaida S.Ner M.kep menambahkan ” Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi, seperti daging, ayam, ikan, telur, dan gandum, Memakan makanan yang kaya akan asam folat, seperti kacang kering, gandum, jus jeruk, dan sayuran hijau.” Masih menurut Bu Mustaida,
” Mengonsumsi suplemen dan makanan yang mengandung vitamin C, seperti buah dan sayur yang segar. ”

Seperti yang kita tahu , tidak jarang para ibu hamil kesulitan untuk mendapatkan asupan zat besi yang cukup karena mual ,morningsick atau bawaan hamil lainnya, sehingga mereka membutuhkan suplemen zat besi.

Disarankan , ” Jika suplemen zat besi membuat perut Anda tidak nyaman, usahakan untuk mengonsumsinya bersamaan dengan beberapa suap makanan atau dengan cara minum air hangat dicampur sedikit irisan jeruk nipis setelahnya baru meminum pil penambah zat besi, dan sangat dianjurkan diminum pada malam hari,sehingga apabila mual akan sedikit berkurang karena Anda akan segera istirahat tidur malam ” , menambahkan.

Upaya pencegahan anemia pada ibu hamil adalah salah satu langkah memiliki kehamilan yang sehat. Akan tetapi, jika Anda masih khawatir sekalipun telah menjalankan pola makan yang sehat dan mengonsumsi suplemen, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dokter Anda akan memberikan solusi yang tepat untuk membantu menjawab kekhawatiran Anda.

Ketika menjawab pertanyaan pada sesi Talkshow radio tersebut, tentang himbauan dari Pemerintah terkait himbauan menunda kehamilan pada saat Pandemi Covid 19 menurut dr Rosalia ” Boleh tetap merencanakan kehamilan dan hamil dengan catatan tetap konsisten memenuhi hak calon bayi dalam kandungan serta ibunya sekalipun di masa sulit saat ini , seperti untuk memenuhi kebutuhan vitamin , nutrisi serta kebutuhan lainnya untuk kelangsungan kesehatan mereka, namun jika memang Pandemi ini menjadikan kesulitan dalam pemenuhan ekonomi keluarga, maka penundaan kehamilan bisa menjadi salah satu pilihan karena terkait dengan pengaruh kwalitas nutrisi dan vitamin yang dikonsumsi ibu hamil dan calon bayi sehingga akan menurunkan kwalitas kesehatan ibu dan bayi yang beresiko malgizi bahkan kematian”.

Sedang ketika menjawab pertanyaan dari Heni di Magelang via WhatsApp masih di Talkshow bersama Balkesmas Magelang di radio Unimma ini, tentang kemungkinan keguguran saat mengandung apakah berhubungan dengan genetik yang diturunkan dari ibu, dr Rosalia menyampaikan ” Harus dicari tau dulu penyebab keguguran yang dialami ibunya dulu, setelah diketahui penyebabnya baru kita bisa memberikan diagnosa apa penyebab keguguran tersebut, namun yang pasti tidak perlu khawatir jika akan merencanakan kehamilan karena menyiapkan nutrisi yang baik dan terhindar dari anemia pada masa hamil bisa dimulai jauh sebelum memasuki masa kehamilan “.

By.Rinta




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *