‘Susi Susanti: Love All’, Kisah Perjuangan Sang Juara

Film biopik yang diangkat dari kisah pebulu tangkis legendaris Indonesia Susi Susanti mulai tayang 24 Oktober 2019. Berikut sinopsis dari film Susi Susanti: Love All yang diarahkan sutradara Sim F ini.

Susi Susanti (diperankan Laura Basuki) sudah mencintai bulutangkis sejak usia 14 tahun dan berkembang menjadi atlet paling dicintai di Indonesia. Di bawah bimbingan pelatihnya, Liang Chiu Sia dan didorong oleh janji kepada sang ayah, Susi berhasil mendapatkan pengakuan internasional setelah memenangkan medali emas Olimpiade pertama untuk Indonesia.

Ketika terjadi gejolak ekonomi, Susi dikisahkan menggunakan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kepada negaranya dan dunia bahwa kepahlawanan tidak diukur oleh tingginya kesuksesan seseorang, tetapi oleh kedalaman pengorbanan. Digambarkan pula ia sempat berada dalam situasi Indonesia saat krisis yang menimbulkan sentimen terhadap penduduk keturunan Tionghoa.

Di sisi lain, film ini juga menampilkan perjuangan Susi dari kecil di Tasikmalaya, lalu berlatih keras di PB Jaya Raya dan kemudian masuk pelatnas PBSI. Ia digembleng dan bersaing bersama banyak atlet lain seperti Ardy B. Wiranata, Hermawan Susanto, Sarwendah di bawah asuhan pelatih legendaris Tong Sin Fu dan Liang Chu Sia.

Tak luput, pertemuan dengan Alan Budikusuma yang kemudian menjadi suaminya turut menghiasi kisah hidup Susi yang diangkat ke layar lebar. Momen-momen kemenangan Susi tak lupa diperlihatkan, salah satunya Olimpiade Barcelona 1992 yang bersejarah.

Selain Laura Basuki, Susi Susanti: Love All menampilkan akting dari Dion Wiyoko sebagai Alan Budikusuma, didukung Lukman Sardi, Jenny Zhang, Rafael Tan, dan Nathaniel Sulistyo yang berperan menjadi orang-orang penting dalam karier dan kehidupan Susi. Biopik ini diproduksi Damn I Love Indonesia Movies bersama Oreima Films, East West Synergy dan Melon Indonesia.

 

 

Source: CNN Indonesia

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *