Sulit Mengelola Keuangan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Kerabat muda, hingga saat ini masih banyak orang yang melakukan kesalahan dalam mengelola uang sehingga dirinya mengalami masalah keuangan. Misalnya, bukan hanya tidak bisa memenuhi kebutuhan, tapi ada pula yang sampai tidak bisa menabung, apalagi investasi. Berikut ini penyebab yang membuat seseorang merasa sulit mengelola keuangan pribadinya,

1. Hasrat untuk Belanja Terus Menerus
Sulitnya mengatur keuangan pribadi bisa disebabkan oleh pengaruh impulsif seseorang untuk belanja dan belanja. Biasanya jika ada barang baru atau online shop menawarkan barang dengan harga miring akan menjadikan hasrat untuk berbelanja semakin besar. Selain itu adanya promo dan diskon juga membuat orang mudah dalam berbelanja dan terus – terusan melakukan hal itu. Dari kondisi di atas memunculkan hasrat atau keinginan seseorang untuk terus berbelanja bahkan terkadang sampai tidak terkendali. Semakin orang berhasrat ingin belanja dan menjadikannya kegemaran, maka orang akan sulit dalam mengelola keuangan. Hasrat atau pengaruh impulsif muncul karena sifat pribadi yang tidak bisa diatur dalam mengelola diri dan keuangannya. Anda harus menghindari hal tersebut.

2. Gengsi dan Gaya Hidup Berlebihan
Selain belanja yang menjadi hobi, nyatanya gengsi dan gaya hidup yang berlebih bisa menjadikan seseorang sulit dalam mengelola uangnya sendiri. Hal ini disebabkan karena gengsi kepada orang lain terutama dalam urusan gaya hidupnya membuat seseorang berusaha memberi kesan hidupnya agar selalu terlihat mapan. Hal ini berdampak pada pengeluaran seseorang yang tidak sedikit karena bisa digunakan untuk membeli barang mahal dan mewah. Hal ini jika dibiarkan akan mengakibatkan kesulitan untuk mengatur keuangan pribadi karena terlalu menghabiskan uang untuk gengsi dan memenuhi gaya hidup yang terkesan boros. Keuangan Anda berpotensi akan hancur juga bisa terjadi karena hutang dan sulit mengatur keuangan hanya karena masalah gengsi semata.

3. Lingkungan Tak Sesuai Kondisi Finansial
Sebenarnya ini masih berhubungan dengan faktor sebelumnya, namun ini bisa terjadi karena Anda tinggal pada lingkungan yang kurang sesuai dengan kondisi finansial Anda. Memang lingkungan sekitar bisa sangat mempengaruhi gaya hidup dan gengsi. Jika Anda hidup di lingkungan yang tergolong mewah, bukan tidak mungkin Anda akan ikut – ikutan bergaya hidup seperti itu meski tidak sesuai dengan kemampuan Anda. Meski Anda memiliki sikap tegas tidak ikut gaya hidup tersebut namun jika terlalu sering berada di lingkungan tersebut, Anda tetap akan kesulitan untuk tidak mengikuti apa yang mereka lakukan. Karena faktor inilah, kesulitan mengelola keuangan bisa terjadi karena ingin membeli barang demi tuntutan lingkungan sekitar. Jika Anda terlalu sering melakukan pemborosan dan mengeluarkan uang untuk barang mewah, bukan tidak mungkin Anda jatuh pada masalah keuangan.

4. Apatis Soal Investasi dan Masa Depan
Masalah terakhir yang membuat Anda kesulitan mengatur keuangan sendiri adalah apatis atau tidak mau tahu soal investasi dan masa depan keuangan Anda. Masa depan tidak bisa diprediksi sehingga harus direncanakan dengan baik. Bagaimana merancang keuangan masa depan juga tergantung pada mengelola keuangan hari ini yang sangat menentukan. Jika investasi dan masa depan tidak Anda dihiraukan tentu akan mempengaruhi kondisi Anda di masa depan. Ada baiknya masa depan Anda rencanakan dengan baik sehingga mampu dan siap menghadapinya, misalnya dengan investasi dan menabung. Jika Anda tidak peduli dengan hal ini bisa jadi Anda akan terus menghamburkan uang hari ini untuk hal tidak penting sehingga sulit mengatur keuangan pribadi dan jatuh dalam masalah keuangan.

Sumber : Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *