Sandiaga Uno: Anak Muda Jangan Mager

Kuliah umum digelar fakultas ekonomi UM Magelang senin 24 februari 2020 dengan Menghadirkan Haji Sandiaga Salahudin Uno B.A.MBA dengan tema Optimalisasi kearifan lokal dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital. Disela jadwal padatnya melakukan serangkaian kegiatan pendampingan Umkm di sekitar Magelang, Bang sandy panggilan akrabnya, di hadapan sekitar 300 an lebih Mahasiswa, beberapa pimpinan Univ dan Jajaran dosen Fakultas Ekonomi UM Mgl, memberikan motivasi kepada kaum muda agar berjiwa enterprenour. Peserta pun tampak sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut di Auditorium kampus 1 UM Mgl.

Indonesia di Era digital nanti dipastikan 21 juta lowongan pekerjaan akan terhapus karena digantikan oleh robotik yang terintegrasi dengan internet-thing. Sehingga kita harus cerdas menangkap peluang dengan tetap memperhatikan kearifan lokal dan menggali potensi yang ada didalamnya.

Potensi Magelang menurut Sandy Uno, ” adalah lokomotif pembangunan Jawa Tengah dari sektor Pariwisata, pertanian dan pangan”. Seperti yang kita tau, Candi Borubudur adalah candi Budha terbesar di dunia sehingga pusat religi tersebut , akan membuka peluang sekitar 1’4 milyard penganutnya untuk mengungjungi Borobudur. Dan peluang ini harus ditangkap dan dikerjakan oleh kita sendiri yaitu anak muda. Sehingga anak muda jangan mager males gerak, inovasi, kreatif, dan solutif.

Menurut data 60% dari ekonomi Indonesia ditopang oleh Umkm, disaat pekerjaan sulit didapat Umkm menyediakan 97% lapangan kerja.Dan Umkm adalah anak muda. Sehingga diperlukan strategi tepat agar tetap berdaya saing yaitu dengan menerapkan Literasi teknologi, Literasi data dan Literasi human yaitu
Kemampuan berinteraksi, bersinergi , bekerjasama dengan orang lain agar maju.

Ketika diminta tanggapan tentang omnibus law* (eko susanto, detik.com) Sandiaga Salahuddin Uno berharap pemerintah segera menyelesaikan pembahasan mengenai Omnibus Law. Harapannya Omnibus Law tersebut jangan dijadikan ‘stempel’ pemerintah.

“Saya berharap Omnibus Law ini segera bisa diselesaikan pembahasannya dan dijadikan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi kita,” kata Sandi kepada wartawan usai memberikan materi kuliah umum ‘Optimalisasi Kearifan Lokal dalam Menghadapi Persaingan Bisnis di Era Digital’ di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Senin (24/2/2020).

Sandi yang merupakan pengusaha tersebut berharap dengan Omnibus Law tersebut bisa menciptakan lapangan pekerjaan, kemudian juga bisa memberdayakan UMKM. Namun ada beberapa hal penting jangan sampai dilanggar.

“Karena diharapkan dengan Omnibus law ini kita menciptakan lapangan pekerjaan,bisa memberdayakan UMKM, namun ada beberapa hal-hal penting yang rambu-rambu jangan sampai kita langgar yaitu kesejahteraan kaum pekerja. Kita juga peningkatan SDM,” ujar bekas wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Isu lingkungan hidup, jangan sampai Omnibus Law ini dijadikan stempel untuk kita melakukan perusakan lingkungan hidup. Jadi Omnibus Law ini harus tetap menjaga rambu-rambu keberlanjutan dan peningkatan daya saing bangsa kita,” ujar dia.

*konsep omnibus law, Konsep ini juga dikenal dengan omnibus bill yang sering digunakan di Negara yang menganut sistem common law seperti Amerika Serikat dalam membuat regulasi. Regulasi dalam konsep ini adalah membuat satu UU baru untuk mengamandemen beberapa UU sekaligus.

 

Reporter. @rinta dwirahma
Omnibus low @Eko susanto detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *