Search

Perputakaan Kota Magelang Ditutup Imbas Corona, Tapi Bisa Baca via Online

Siaran Pers No. : 481.5/14/rilis/3/133/2020

MAGELANG – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kota Magelang menutup sementara pelayanan Perpustakaan Umum menyusul penyebaran virus corona atau corona virus disease 19 (covid-19) akhir-akhir ini.

Kepala Disperpusip Kota Magelang Isa Ashari menyebutkan, pelayanan ditutup mulai 16-29 Maret 2020.

“Langkah ini merupakan upaya kewaspadaan terhadap risiko penyebaran Covid-19 yang merebak belakangan ini,” jelas Isa, Senin (16/3/2020).

Dijelaskan, Perpustakaan merupakan salah satu tempat yang banyak dikunjungi masyarakat. Ini sangat berpotensi penyebaran Covid-19 jika tidak disikapi dengan cepat.

Walau ditutup, kata Isa, masyarakat masih bisa memanfaatkan layanan Perpustakaan Kota Magelang dengan cara online/daring. Pihakya menyediakan ribuan koleksi buku elektronik (e-book) di perpustakaan digital iMagelang yang bisa diunduh di HP android.

“Jangan jadikan Covid-19 sebagai alasan tidak membaca. Nikmati ribuan koleksi e-book kami di perpustakaan digital iMagelang, dimana saja, kapan saja,” ujar Isa.

Selain pelayanan, sejumlah kegiatan di lingkungan Pemkot Magelang juga ditunda, salah satunya Lomba Lingkungan Hidup Kota Magelang yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Ini sesuai dengan pernyataan dan instruksi Wali Kota Magelang terkait Covid-19 tertanggal 15 Maret 2020.

Plt Kepala DLH Kota Magelang, OT Rostrianto mengatakan, lomba tersebut sedianya dilaksanakan 13-27 Maret 2020 dan ditunda sampai ada keterangan lebih lanjut.

Selanjutnya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang yang telah menyebarkan imbauah kepada seluruh pedagang kaki lima (PKL) untuk menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun.

“Kami juga imbau agar mereka tetap menjaga kebersihan diri, makanan, tempat makan dan lingkungan,” terang Kepala Disperindag Kota Magelang Catur Budi Fajar Sumarmo. (pro/kotamgl).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *