Menyambut Hut ke 7 Atria Hotel Magelang Mengelar Seminar Hospitality Menyambut Industry 4.0

Industri terbesar dan selalu berkembang adalah industri pariwisata dan salah satu penyangganya adalah industri hospitality di jasa perhotelan.

Hospitality 4,0 Echievesment & Empowerman
The Most Effective Tool to Embrase a Disruptive Innovation era adalah seminar yang digelar di Ballroom Atria Hotel Mgl selasa 11/12/2019.

Pembicara yang dihadirkan adalah Hary Dwi Nugraha pakar dan motivator hospitality serta founder ecology general.
Seminar ini menawarkan gagasan untuk menyambut industry 4.0 dengan pengembangan distinasi, pengembangan pariwisata masa depan berbasis kearifan lokal untuk kesinambungan dimasa mendatang.

Diharapkan gagasan ini menjadi pendamping dan penguat percepatan menyambut industry 4.0 Ke depan industri Pariwisata tantangan akan semakin berat mengarah pada era digitalisasi, sementara industri kita belum tentu mampu membangun industri digital. Lantas bagaimana, apakah mereka akan mati atau berputar otak untuk bertahan karena memang ini adalah zamannya.

Seminar ini adalah pembekalan dan penguatan mental para stakeholder untuk menghadapi era tersebut. Karena modal dasar menghadapi Industry 4.0 adalah mengedepankan akar budaya kita dan pemaksimalan panca indra serta rasa yang dianugrahkan Tuhan kepada kita.

Anti thesis dari Hospitality industry 4.0 adalah bagaimana kita mampu mengolah rasa, hal tersebut disampaikan Hary D Nugraha kepada para peserta seminar yang berasal dari wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang terdiri dari pelaku usaha bisnis hotel, jasa travel dan pelaku jasa pariwisata lainnya.

Kegiatan ini juga memaparkan dan sharing pengetahuan tentang era revolusi industri 4.0 dan wisata Joglo Semar serta terkait sistem manajemen informasi hotel, seperti hosting guest, check in-check out, reservasi, kasir, dan revenue. Harry D. Nugraha, pemateri dalam acara tersebut adalah founder Egology Indonesia.

Sementara itu, Hotel Atria Magelang dan IHGM (Indonesia Hotel General Manager) juga ikut berkontribusi dalam dunia pendidikan. Salah satunya dengan mengimplementasikan program Pemerintah (Kementerian Pariwisata), yakni one GM (General Manager) one SMK (Sekolah Menegah Kejuruan).

“Di Jawa Tengah ini hampir ada beberapa area pendidikan, Magelang Kedu itu area delapan. Terdapat empat belas sekolah pariwisata.Dan lami sudah melakukan pendampingan, tranning dan mengajar langsung baik guru maupun siswa Smk di sekolah tersebut, jadi syaratnya Seorang GM dapat mengajar adalah harus memiliki sertifikat vokasi ahli perhotelan level delapan” kata General Manager Hotel Atria Magelang, Chandra Irawan. Saat ini ada sekitar dua puluh GM di lingkup Jawa Tengah dengan tingkatan tersebut, tambahnya.

Terselenggaranya Seminar ini adalah kerjasama dari IGHM (Indonesian Hotel General Manager) Jawa Tengah/DIY, Pesona Magelang dan Egology Indonesia.

Kegiatan seminar tersebut merupakan salah rangkaian memeriahkan ulang tahun Atria Hotel Magelang ke 7 yang jatuh pada tanggal 12 desember 2019, setelah sebelumnya digelar acara Donor darah dan Bakti sosial di Panti Asuhan Ar Rahman Kota Magelang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *