Lezatnya Tongseng Kepala Kambing Pak Din Khas Magelang

Tongseng yang satu ini benar-benar spesial. Spesial karena bahan bakunya bukan daging kambing, melainkan kepala kambing. Warung makan yang menjual tongseng kelapa kambing ini lokasinya bukan di pinggir jalan raya, yang mudah ditemukan, melainkan berada di tengah-tengah perkampungan. Selain itu jam bukanya mulai pukul 18.00 WIB atau sehabis sholat Magrib hingga pukul 23.00 WIB.

Warung tongseng kepala kambing ini tepatnya berada di Dusun Kepanjen, Desa Menayu, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jateng. Penjual tongseng kepala kambing dikenal dengan sebutan Pak Din (62). Di rumahnya hanya ada sepotong papan bertulisan ‘Tongseng Kepala Kambing’.

Untuk mencapai lokasi ini, bisa bertanya langsung kepada warga setempat atau dengan bantuan google maps. Bagi pecinta kuliner, sebaiknya datang lebih awal karena belum sampai pukul 23.00 WIB, biasanya telah habis diborong para pemesannya. Kemudian tiap hari Kamis malam, libur berjualan. Bagi pecinta kuliner yang datang dengan mobil pribadi bisa sampai jalan, kemudian diparkir masuk menuju lokasi. Sedangkan yang datang membawa sepeda motor bisa langsung menuju warung ini.

Saat tiba di lokasi jangan kaget, di warung ini tidak tersedia meja maupun kursi seperti di restoran pada umumnya. Lokasi berjualan hanya rumah biasa. Setelah masuk hanya ada dua amben (balai-balai berbahan bambu) memanjang.

Pecinta kuliner yang mau mencicipi tongseng kepala kambing ini bisa melihat langsung cara memasaknya. Untuk memasak masih menggunakan luweng atau dapur dengan perapian dari batu bata. Sedangkan untuk makan bisa makan di atas amben.

Menikmati tongseng kepala kambing di Pak Din ini sangat terkesan karena kental dengan nuansa pedesaan. Para pembeli kebanyakan sebelum datang telah memesan terlebih dahulu. Bahkan banyak yang membungkus untuk dibawa pulang. Pak Din menuturkan, awalnya berjualan tongseng hanya membantu orangtuanya. Hingga saat ini sudah 40 tahun lebih berjualan tongseng kepala kambing.

Ada juga yang memesan satu kepala kambing utuh dibuat tongseng. Untuk kepala yang kecil Rp140.000 dan yang besar Rp150.000. Kemudian seporsi tongseng harganya Rp25.000. Pak Din sendiri sekarang untuk berjualan tongseng dibantu puteranya, Muhammad Junianto (30). Untuk bahan kepala kambing diambil pagi dari jagal, kemudian dibersihkan sampai bersih terus direbus sekitar 2 jam.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *