Latte And The Magic Waterstone : Kisah Landak dan Tupai Menyelamatkan Hutan dari Kekeringan

Latte and the Magic Waterstone adalah film animasi asal Jerman, yang akan tayang di Netflix pada 31 Juli mendatang. Film ini merupakan hasil kolaborasi tiga sutradara, Mimi Maynard, Regina Walker, dan Nina Wels. Film animasi ini berkisah tentang perjalanan seekor landak dan tupai menyelamatkan hutan dari ancaman kekeringan.

Latte (Luisa Weitzorek) adalah seekor landak kecil yang cerewet dan lincah. Dia sangat energik dan punya imajinasi tinggi. Latte juga gemar bercerita kepada siapa saja, tentang apa saja.

Suatu ketika, hutan tempat tinggal Latte gempar.  Batu ajaib yang selama ini menjaga keberlangsungan hutan menghilang. Hutan mereka pun terancam mengalami kekeringan tanpa adanya batu ajaib tersebut.  Ternyata, batu ajaib itu dicuri oleh Raja Beruang Bantur (Henning Baum).

Latte dengan gagah berani mengumumkan kepada seluruh hutan dia akan merebut kembali batu ajaib tersebut dari beruang. Seekor tupai kecil bernama Tjum (Tim Schwarmaizer) ditugaskan untuk menemaninya. Sayang, mereka tidak bisa akur.  Apalagi setelah Tjum tahu kalau Latte sebenarnya penakut.

Namun, Latte dan Tjum harus belajar untuk bekerja bersama sebagai sebuah tim demi merebut batu ajaib. Akankah mereka berhasil menemukan dan merebut kembali batu ajaib yang dicuri Bantur? Temukan jawabannya di film animasi Latte and the Magic Waterstone yang akan tayang di Netflix,  Jumat (31/7/2020).

Sumber : Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *