Kuliner Legendaris di Jogja yang Memanjakan Lidah

Jogja selalu dirindukan. Bagaimana tidak, tempat ini cukup nyaman untuk selalu dikunjungi. Apa kamu setuju dan sudah dapat tiket ke Jogja serta mengantongi daftar tempat wisata yang ingin dikunjungi? Jika sudah, maka kamu tinggal mencari tempat wisata kuliner yang kelezatannya melegenda. Ya, selain banyak hotel di Jogja, kota ini juga terkenal dengan makanan enak dan ramah di kantong.

Berikut ini enam tempat wisata kuliner legendaris di Jogja yang patut kamu kunjungi yang dikutip dari blog Airy

Angkringan Kopi Joss Lik Man

Angkringan adalah konsep jualan gerobak dorong di pinggir jalan. Salah satu angkringan yang terkenal di Jogja adalah Kopi Joss Lik Man. Angkringan ini telah beroperasi sejak tahun 1960-an. Lokasinya di sebelah utara Stasiun Tugu Jogja.

Kopi Joss Lik Man menjual nasi kucing dan kopi panas. Bedanya, kopi panas tersebut dimasukkan arang panas dari tungku. Arang yang masih membara akan mengeluarkan bunyi “joss” saat kena air kopi.

Kamu tidak perlu khawatir akan sakit perut setelah minum kopi. Konon, fungsi arang tersebut untuk menetralkan kafein sehingga aman bagi perut.

Oseng Mercon Bu Narti

Kamu yang gemar makanan pedas, pasti akan suka kuliner ini. Oseng Mercon Bu Narti merupakan pelopor masakan berbahan daging sapi yang super pedas. Bu Narti meracik kikil, gajih, kulit, daging, dan tulang muda dengan cabe rawit. Bersiaplah untuk menyeka keringat!

Oseng Mercon Bu Narti banyak diburu oleh warga setempat dan para wisatawan. Tidak heran jika tempat makan ini bisa bertahan hingga 20 tahun lamanya. Jika ingin mencicipi, datanglah ke kedainya di Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Jogja, tepatnya di depan gulai kepala ikan Bank JO.

Mangut Lele Mbah Marto

Jika kamu berniat ke Jogja bagian selatan, sempatkan untuk makan di Mangut Lele Mbah Marto. Mbah Marto telah berjualan lele asap yang dihidangkan dengan kuah santan pedas sejak tahun 1960. Lele tersebut disajikan langsung dari dapur Mbah Marto.

Untuk mencari tempat ini bisa jadi petualangan sendiri, karena Anda harus menelusuri lokasinya yang terpencil di Dusun Sewon.

Wedang Ronde Mbah Paiyem

Paling enak menyantap wedang ronde di malam hari. Wedang ronde adalah makanan yang terbuat dari beras ketan dan dicelupkan ke kuah jahe.

Salah satu tempat legendaris yang menjual wedang ronde adalah Mbah Paiyem yang telah berjualan sejak tahun 1960-an. Lokasinya berada di Jalan Kauman. Konon, wedang ini merupakan wedang favorit Presiden Soeharto karena beliau selalu menyempatkan berkunjung ke sini setiap datang ke Jogja.

SGPC Bu Wiryo 1959

SGPC -Sego pecel, ini selalu penuh setiap akhir pekan. Bumbu pecelnya memang sudah terkenal nikmat sejak dulu. Kamu pun harus mencoba nikmatnya sego pecel yang dihidangkan bersama telur ceplok, gorengan, sate telur puyuh atau sate usus.

SGPC Bu Wiryo 1959 berada di Jalan Agro, di sekitar Universitas Gajah Mada (UGM). Restorannya cukup luas sehingga dapat menampung banyak orang.

Lumpia Sami Jaya

Tidak hanya Semarang, Jogja juga memiliki lumpia. Lumpia Sami Jaya adalah salah satu kuliner yang mampu bertahan lama, yakni sejak 40 tahun yang lalu. Berbeda dengan lumpia khas Semarang yang berisi rebung, Lumpia Sami Jaya terbuat dari campuran daging ayam, telur puyuh, dan bengkoang.

Jajanan ini berada di Jalan Malioboro, tepatnya di depan Toko Sami Jaya dan dekat Hotel Mutiara. Ukurannya cukup besar, sehingga lumayan buat mengganjal perut saat jalan-jalan di Malioboro dan sekitarnya.

Berikut adalah enam kuliner legendaris dari kota Jogja. Apa kamu sudah coba semua tempat tersebut?

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *