KONDISI TUBUH APABILA MAKAN TERLALU BANYAK CABAI

 

Belakangan ini viral seorang foodie yang makan tahu gejrot dengan puluhan cabe. Hati-hati, makan cabe terlalu banyak berefek pada kesehatan.

Mengonsumsi makanan pedas memang dinilai dapat meningkatkan selera makan. Rasa pedas pada cabe itu disebabkan adanya kandungan capsaicin. Kandungan tersebut masih aktif meski sudah masuk ke dalam tubuh.

Jika makan cabe terlalu banyak, kandungan capsaicin itu dapat melukai beberapa organ tubuh. Mulai dari mulut hingga organ dalam seperti lambung dan usus. Tak hanya itu, makan cabe terlalu banyak juga mengakibatkan kondisi lainnya.

Dilansir dari The Health Site (02/08) berikut 5 kondisi tubuh jika makan cabe terlalu banyak.

  1. Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Makan cabe terlalu banyak dapat mengakibatkan adanya gangguan pada sistem pencernaan, seperti yang dilansir dari Very Well (31/08/19). Ketika cabe menyentuh usus kamu, kandungan capsaicinnya akan mengiritasi lapisan usus. Kondisi akan semakin buruk jika usus kamu terlalu sensitif. Makan terlalu banyak cabe akan bisa menyebabkan kamu mengalami diare. Ketika kandungan capsaicin masuk ke usus kecil, ia bergerak lebih cepat dari biasanya hingga tiba di usus besar. Pada proses ini biasanya terjadi secara lambat. Namun, reseptor-reseptor ini akan diaktifkan lagi sebagai pertahanan dan usus besar yang mempercepat seluruh proses tersebut. Ini dapat memungkinkan usus besar menyerap air dan akhirnya menyebabkan diare.

  1. Menyebabkan Nyeri Ulu Hati

Rasa pada dari makan cabe terlalu banyak dapat menyebabkan nyeri ulu hati. Kondisi tersebut dapat berkelanjutan dengan kondisi kesehatan lainnya, seperti menyebabkan rasa mulas dan sakit perut yang parah. Itu karena ada kandungan capsaicin yang masih aktif dalam cabe.

Nah, kandungan itulah yang menimbulkan iritasi pada lambung dan meningkatkan produksi asam lambung. Jadi, jika kamu merasakan asam lambung naik, sebaiknya saat itu juga kamu mengurangi mengonsumsi makanan pedas, atau bahkan tidak sama sekali. Untuk menghilangkan rasa pedas, kamu bisa mengonsumsi yogurt.

  1. Mengiritasi Bibir

Tidak hanya dapat mengiritasi lambung dan usus, makan cabe terlalu banyak juga dapat mengiritasi bibir. Lagi-lagi kandungan capsaicin yang berperan aktif dalam hal ini. Bahkan saat mengonsumsi makanan pedas, bibir adalah organ yang terkena capsaicin lebih dulu dari organ lainnya.

Kondisi bibir yang teriritasi itu membuat bibir terlihat kering dan pecah-pecah. Kondisi seperti ini tentu sangat mengganggu penampilan. Untuk menangani kondisi bibir yang pecah-pecah kamu bisa menggunakan lip balm untuk melembabkan.

  1. Keringat berlebihan

Saat makan cabe terlalu banyak, semoga organ tubuh terasa terbakar karena kandungan capsaicin yang masih aktif. Saat itulah, tubuh mengeluarkan keringat dalam jumlah yang banyak. Sebenarnya ketika tubuh berkeringat berarti menandakan adanya pembakaran lemak.

Itu benar, dan menjadi salah satu dampak positif dari mengonsumsi makanan pedas. Namun, mencampurkan cabe dalam jumlah yang terlalu banyak adalah ide yang buruk. Jika kamu terlalu berkeringat karena makan cabe bisa menyebabkan tubuh menjadi lemas.

  1. Mengurangi Kepekaan Terhadap Selera

Makan cabe terlalu banyak membuat terasa lidah menjadi kebas. Karenanya hal ini bisa mengurangi kepekaan lidah kamu terhadap rasa dari waktu ke waktu. Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan mati rasa. Kandungan capsaicin pada cabe menyebabkan perasa lidah mati.

Jika kamu terbiasa dengan makanan pedas, biasa lidah kamu tidak bisa mengecap rasa lain. Hal ini tentu sangat mengganggu selera makan. Karenanya pikir dua kali sebelum mencampurkan cabe dalam jumlah yang banyak dalam makanan.

Sumber : Detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *