Kabupaten Magelang Status Tanggap Darurat Bencana Angin Kencang

ampak Angin Kencang, Ribuan Jiwa Terpaksa Mengungsi, Setelah angin kencang terjadi mulai Ahad malam (20/10)sampai dengan hari senin yang terjadi dibeberapa desa di lereng Gunung Merbabu

Bencana tersebut juga telah mengakibatkan banyak kerusakan rumah warga, sehingga tidak sedikit warga masyarakat terpaksa diungsikan sementara dengan alasan keselamatan. Pengungsian sementara ke Balai Desa Ketundan , Masjid dan kerabat.

Warga masih mengalami trauma, karena suara angin yang bergemuruh kerasa .Bahkan Pepohonan di pinggir jalan  tumbang di bahu jalan sehingga sempet menganggu transportasi di daerah tersebut. Distribusi air pun menjadi terganggu karena ada saluran air bersih yang terputus akibat bencana tersebut.

Bupati Magelang Zaenal Arifin Selaku Pemerintah Daerah, mengungkapkan keprihatinannya dengan terjadinya bencana ini. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Magelang menetapkan status darurat atas bencana angin puting beliung yang melanda beberapa kecamatan pada 20-21 Oktober 2019.

Bupati Magelang Zaenal Arifin, mengatakan Pemerintah Kabupaten Magelang saat ini telah menetapkan status darurat selama 14 hari atas bencana yang melanda beberapa wilayah di Magelang selama dua hari ini.

Apresiasi positif juga disampaikan karena sinergitas dan kesigapan para personel baik TNI, POLRI, dan para relawan yang telah membantu proses assesment dan evakuasi warga,” ungkap Zaenal.

“Biasanya angin puting beliung ini hanya berlangsung sebentar saja, terutama di masa-masa perubahan musim. Tetapi anehnya ini terjadi selama dua hari belakangan ini,” terang Edy Susanto Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang. Masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak panik, sambil menunggu arahan para petugas di lapangangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *