Didi Kempot Sumbangkan Dana Amal Ke Lazis Muhammadiyah Rp2.122 Miliar

Konser musik amal Didi Kempot bersama Kompas TV yang dipandu Rossiana Silalahi menghasilkan dana Rp7,6 miliar. Dana tersebut didedikasikan untuk membantu pencegahan wabah Corona serta bantuan sosial untuk warga yang terdampak virus Corona di berbagai daerah di Indonesia.

Sebagian dana konser amal dari Sobat Ambyar fans Didi Kempot ini juga diserahkan ke Lazismu (Muhammadiyah) senilai Rp2,122 miliar. Dana diserahkan oleh GM Legal dan PR Kompas Gramedia Group Deddy Risnanto kepada Direktur LazisMu Edi Suryanto, Rabu (22/4/2020) lalu.

Dikutip dari laman suaramuhammadiyah.id, penyerahan dana amal ini disiarkan live dari Yogyakarta dan Jakarta bersamaan kegiatan peluncuran program Ketahanan Pangan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Yogyakarta.

Direktur Lazismu Edi Suryanto menjelaskan, dana itu disalurkan dalam bentuk paket sembako dan suplemen lainnya. ”Rinciannya untuk penerima manfaat berupa 3.400 paket sembako masing-masing senilai Rp330 ribu dan 2.000 paket uang tunai masing-masing senilai Rp500 ribu,” jelasnya.

Edi mengucapkan terima kasih kepada Kompas Gramedia Group atas kepercayaan dan kolaborasinya sehingga bisa bersinergi bersama. Dana tersebut disalurkan kepada penerima manfaat di wilayah Jabodetabek.

Tak Usah Fikirkan Saya ?

Terkait kematian Didi Kempot, Pimred Kompas TV Rosianna Silalahi dalam kesakasiannya mengatakan, dia masih menjalin kontak dengan Didi Kempot Senin (4/5/2020) malam. Dia amsih sehat dan bisa berkomunikasi dengan baik dan lancar.

Saat itu, Rossi menyampaikan, masih ada sisa uang amal dalam konser yang disiarkan live di Kompas TV dulu. “Ini mau diapakan mas Didi,” tanya Rosi.

“Dia (Didi) menjawab ya sudah dikasih ke mereka yang membutuhkan saja.” Terus mas Didi bagaimana, tanya Rossi lagi. “Kamu tak usah fikirkan saya, yang penting dana itu bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” kata Rossi menirukan.

Sebelum populer, penyanyi bernama asli Didi Prasetyo. Dia lahir di Solo, Jawa Tengah, 31 Desember 1966 mengamen di keramaian kota kelahirannya. Nama grup pengamennya Kelompok Penyanyi Trotoar yang disingkat Kempot. Nama grup musiknya ini yang kemudian membuat tenar dengan nama Didi Kempot.

Banyak lagunya yang populer di antara ratusan karyanya seperti Pamer Bojo, Sewu Kutho, Stasiun Balapan dan lainnya. Lagu terakhir yang diciptakan Ojo Mudik berkaitan dengan seruan pemerintah yang melarang mudik selama wabah Corona.

Source: bisnis news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *