Cara Agar Terhindar Dari Mimpi Buruk

Kerabat muda mimpi buruk bisa menghampiri siapa saja. Mimpi buruk yang terus menimpa dapat mengganggu kesehatan mental Anda.
Mimpi buruk umumnya terjadi pada usia anak-anak. Tapi, sekitar 50-85 persen orang dewasa melaporkan pernah mengalami mimpi buruk. Apalagi di masa pandemi, saat situasi serba tak pasti menimbulkan banyak kecemasan.
American Academy of Sleep Medicine mendefinisikan mimpi buruk sebagai mimpi yang realistis dan mengganggu. Biasanya, mimpi buruk melibatkan ancaman terhadap kelangsungan hidup atau keamanan diri yang sering kali menimbulkan kecemasan dan ketakutan.

Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan agar terhindar dari mimpi buruk sekaligus meningkatkan kualitas tidur Anda.

1. Buat rutinitas tidur
Psikolog Jennifer Martin mengatakan, mimpi buruk terjadi selama tidur berada dalam fase REM. Fase ini terjadi saat otot-otot tubuh terasa rileks dan menciptakan mimpi. Bangun di tengah fase tidur REM bisa memunculkan ingatan akan mimpi dan kesulitan yang diakibatkannya.
“Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi mimpi buruk pada orang dewasa adalah dengan tidur lebih nyenyak dan tidak terbangun,” kata Martin.
Rutinitas sebelum tidur yang sehat dapat membuat tidur lebih nyenyak. Coba lah untuk berolahraga, mengatur waktu tidur dengan teratur, memastikan kamar gelap dengan suhu yang sesuai, hindari minuman yang merangsang Anda untuk tetap terjaga, dan melakukan aktivitas santai.

2. Kurangi alkohol
Minuman beralkohol dapat menimbulkan kegelisahan sekaligus mudah membuat Anda terbangun saat tidur. Kondisi ini berpotensi memicu mimpi buruk.
“Banyak orang menggunakan alkohol sebagai cara untuk menenangkan diri dan mengantuk di penghujung hari, tapi itu bukan solusi yang tepat,” jelas Martin. Sebaliknya, coba lah teh herbal dan minuman lain yang dapat membantu tidur lebih nyenyak.

3. Tidak makan sebelum tidur
National Sleep Foundation mencatat, ngemil dapat meningkatkan kerja metabolisme, yang pada ujungnya menyebabkan otak menjadi lebih aktif dan memicu mimpi buruk. Anda disarankan untuk berhenti ngemil dua hingga tiga jam sebelum tidur.

4. Lakukan aktivitas santai
Relaksasi otot progresif dapat membantu Anda mengurangi intensitas mimpi buruk. Relaksasi otot progresif umumnya dilakukan dengan mengencangkan otot-otot tubuh sambil menarik napas dan mengembuskan napas seraya mengendurkan otot-otot yang sebelumnya dibuat kencang.

5. Tidak menonton atau membaca konten menakutkan sebelum tidur
Jangan buang banyak energi Anda di malam hari dengan menyaksikan atau mengamati konten-konten yang membuat Anda takut.
“Membaca berita buruk lalu pergi tidur dapat memicu mimpi buruk,” ujar Martin. Alih-alih membaca berita buruk atau mengamati konten menakutkan lainnya, Anda disarankan untuk menengok foto-foto liburan bersama orang-orang terdekat atau mengamati konten-konten yang membuat Anda rileks.

Source : cnnindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *