Candi Selogriyo Di Lereng Sumbing

(@876Unimmafm) Magekang_ Tak hanya candi Borobudur saja yang terkenal di Magelang, namun juga ada candi Selogriyo yang menawan di lereng gunung sumbing. Candi Selogriyo jika dilihat dari ukuranya memang tidak ada apa-apanya dari candi Borobudur. Alias berukuran kecil jika dibandingkan dengan candi Borobudur. Berkaitan dengan besar kecilnya ukuran candi hal itu karena candi Borobudur merupakan peninggalan masa kejayaan Budha, sedangkan candi Selogriyo merupakan peninggalan masa kejayaan Hindu. Sehingga candi selogriyo berukuran lebih ramping. Candi selogriyo ini terletak di Desa Candisari, kec. Windusari, Magelang. Lokasi candi ini berjarak 12 km dari kota magelang.

Rute munuju candi selogriyo memang agak jauh, tapi kalian tidak akan menyesal dengan jauhnya jarak karena pemandangan alam yang kalian temui selama perjalanan hanya akan membuat kalian merasa senang. Kalian juga bisa berfoto jika menemukan pemandangan alam selama perjalanan, namun juga harus memprioritaskan keamanan dan keselamatan. Rutenya yaitu dari arah kota Magelang mengikuti arah Semarang lalu belok jika sampai di pertigaan Secang arah Wisata Air Kalibening. Setelah sampai di dusun Selogriyo kalian akan menemukan gerbang masuk area candi selogriyo. Jika kalian sudah sampai pada gerbang masuk tersebut, selanjutnya akan bertemu dengan anak tangga yang lumayan panjang. 

Candi selogriyo buka mulai pukul 08.00 dan tutup pada pukul 16.00. Tiket masuknya sangatlah murah yaitu hanya Rp 7.000,00 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 25.000,00 per orang untuk wisatawan mancanegara. Jika dilihat candi selogriyo memiliki plataran yang cukup luas, hal tersebut karena di candi ini sering digelar acara pentas kebudayaan jawa pada bulan jawa, sura dan selasa kliwon atau minggu kliwon. Plataran di candi ini memilki tatanan rumput dan tanaman yang indah sehingga cocok dijadikan background foto yang instagramable.

Jika kalian kesana terdapat aturan yang harus diterapkan seperti tidak boleh merokok disekitar candi, karena asap rokok merupakan bahan kimia yang sensitif untuk batu-batu candi serta dilarang mencoret-coret, memanjat candi dan membuang sampah sembarangan. Oleh karena arena itu sebagai warisan nenek moyang candi harus dijaga dengan baik karena candi ini memilki nilai sejarah yang tinggi sehingga kita bisa mendapatkan sesuatu untuk dipelajari darinya. 

(Elma Masitawanti Untidar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *