5 Tips Atasi Bau Mulut Saat Memakai Masker

Menutup mulut dengan masker memang sebuah kewajiban di era pandemi ini, tapi waspadai juga efek samping yang tidak menyenangkan, terutama bau mulut.

Lalu, apa yang menyebabkan bau mulut saat mengenakan masker?

“Masker itu tidak membuat kita mengalami bau mulut,” kata dokter gigi Mark S.

Wolff, yang juga menjadi dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Pennsylvania
“Masker membuat kita lebih sadar bahwa kita memiliki bau mulut,” imbuh Mark yang telah menghabiskan bertahun-tahun meneliti mengapa napas kita kadang-kadang berubah menjadi bau.

Dengan kata lain, sebenarnya selama ini kita sudah memiliki bau mulut tapi tidak menyadarinya.

“Seolah-olah kita menangkupkan tangan kita di depan wajah kita untuk menguji napas kita. Tetapi itu dilakukan sepanjang waktu,” katanya kepada South China Morning Post.

Bau mulut sebenarnya hal yang banyak dialami masyarakat. Menurut Akademi Kedokteran Gigi Umum AS, hingga 80 juta orang memiliki bau mulut.

Mulut kita sudah dipenuhi bakteri, ditambah sisa makanan yang kita makan terselip di antara gigi kita, di bawah gusi kita, di belakang lidah kita dan di dalam sinus kita.

Koh Chu Guan, seorang konsultan senior kedokteran gigi mengatakan bahwa udara lembab penuh bakteri dihasilkan ketika kita bernafas, terutama melalui mulut kita, dan terperangkap dalam kain masker kita. Ketika mengering, berpotensi meninggalkan bau pada kain.

Untuk jenis kain tertentu dapat membuat aroma tidak bertahan lama karena tekstur kain yang tipis dan berongga, tetapi itu tidak berarti bahwa pemakainya tidak memiliki bau mulut. Mereka hanya kurang menyadarinya.

Ingin menyingkirkan bau itu saat mengenakan masker? Selain menghindari makanan yang menyengat, berikut ini yang bisa kamu lakukan.

1. Bernafas lebih sedikit melalui mulut

Kamu mungkin secara tidak sadar menggunakan mulut untuk bernafas lebih banyak ketika mengenakan masker karena hidung yang tertutup.

Ini juga terjadi jika hidung tersumbat. Mulut menjadi lebih kering, yang secara alami membuat napas lebih berbau busuk.

2. Bicara lebih sedikit dan minum lebih banyak air

Berbicara dapat membuat mulut kering karena air liur lebih sedikit tersisa di mulut. Menurut Dr Koh, air liur memiliki efek ‘mencuci’ dan karenanya mereka yang berbicara lebih banyak cenderung memiliki bau mulut.

Cara lain untuk mengatasi masalah mulut kering adalah dengan minum lebih banyak air dan menjaga mulut tetap terhidrasi.

3. Perhatikan pola makan

Selain makanan yang menyengat, jenis makanan lain yang dikonsumsi dapat menjadi penyebab bau mulut. Ini termasuk diet rendah karbohidrat atau tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali serta diet tinggi protein.

Keduanya diet itu membuat tubuh memecah lemak untuk energi alih-alih memecah karbohidrat, hal ini akan melepaskan zat kimia yang berbau.

4. Bersihkan lidah dan seluruh mulut

Kebersihan mulut dasar sangat penting untuk memiliki napas berbau segar. Selain menyikat gigi, kamu juga harus membersihkan gigi secara teratur.

Membersihkan lidah juga dapat secara signifikan mengurangi bau tak sedap karena sebagian besar bakteri bersarang di lidah, terutama bagian belakang. Juga tidak ada salahnya untuk menggunakan obat kumur anti bakteri secara teratur.

5. Makan permen mint untuk menutupi bau

Ini mungkin solusi yang paling mudah. Siapkan sekotak permen yang selalu berguna untuk menyegarkan napas setiap kali bau mulut mulai tercium.

Source: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *